Cari di dalam Blog Ini

Memuat...

Sabtu, 04 Juni 2011

MAKALAH AGAMA ISLAM Tobat dan RAja'

BAB 1
PENDAHULUAN


A.Pendahuluan
Agama Islam adalah agama yang paling sempurna, Agama islam sangat menganjurkan umatnya untuk melakukan hal-hal yang terpuji. Segala tingkah laku Rasullullah SAW.Patut dijadikan teladan atau Uswatun Hasanah bagi seluruh umatnya. Beliau mempunyai sifat yang terpuji, sifat itu selalu diterapan dalam tingkah laku sehari-hari baik dalam keluarga, masyarakat, bahkan dalam pemerintahannya sehingga beliau patut di beri gelar Al Amin.Sebagai umatnya, kita wajib mencontoh prilaku prilaku beliau baik dirumah, sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Sifat-sifat terpuji tersebut adalah antara lain, menempati janji, berterima kasih , tanggung jawab, ramah, rajin, dermawan, hemat, rendah hati dan lain-lain.Namun di makalah ini sifat terpuji yang akan kita bahas ialah Tobat dan Raja.

B. Latar Belakang
Latar belakang di buatnya makalah ini karena tugas yang telah di berikan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan.

C. Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ni antara lain :
1. Menjelaskan pengertian Tobat dan Raja
2. Memberikan contoh-contoh prilaku Tobat dan Raja
3. Membiasakan perilaku bertobat dan Raja dalam kehidupan sehari-hari


BAB II
ISI


A.Tobat
1.Pengertian
Tobat adalah sikap sabar dan menyesal akan dosa (perbuatan yang salah atau jalan serta berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan dosa tersebut)
Pembahasan mengenai tobat ditemukan dalam al-Quran Surah an-Nur Ayat 31.Surah at-Tahrim Ayat 8, Surah Al-Baqarah Ayat 222,Surah al-Munafiqun Ayat 10-11 dan Surah an-Nisa Ayat 17-18.
Salah satu hadis yang menjelaskan tentang tobat adalah sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah berikut ini.
Orang yang bertaubat dari dosa seperti orang yang tidak berdosa ( H.R. Ibnu Majah dari Abdullah: 4240)
Perbuatan dosa yang dilaukan seseorang akan membawa akibat buruk bagi pelakunya beberapa kerugian yang diakibatkan oleh perbuatan dosa adalah
1. Menjauhkan dari dari pertolongan Allah SWT
2. Membuat hidup tidak berkah, tidak berdaya guna, dan tidak bermanfaat
3. Menimbulkan penderitaan
4. Mengeraskan hati sehingga sulit menerima kebenaran.

Melihat kebenaran yang sedemikian besar, selayaknya tiap manusia menjauhi perbuatan dosa.Kemudian,bagaimana jika seseorang telah terlanjur mengerjaan dosa? Jika seseorang telah mengerjakan dosa,ia arus bertobat.Dosa sebesar apapun dapat dihilangkan dengan cara bertobat. Hal itu difirmankan Allah SWT. Dalam Al-Quran Surah az-Zumar Ayat 53 berikut ini.
             •    •      

Artinya :53.
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa[1314] semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Allah SWT mempunyai beberapa nama yang menunjukan bahwa Allah Maha Pengampun. Nama-nama itu sebagai berikut.

1.Al-Gafur
Al-Gafur berarti Yang Maha Pengampun. Nama al-Gafur dijelaskan dalam ayat berikut ini.
         
Artinya:
96. (yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta rahmat. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

2. Al-‘Afuww
Al-‘Afuww berarti Yang Maha Pemaaf. Nama al-‘Afuww dijelaskan dalam ayat berarti.
           
Artinya:
99. Mereka itu, Mudah-mudahan Allah memaafkannya. dan adalah Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.

3.At-Tawwab
At-Tawwab berarti yang Maha Menerima Tobat. Nma at-Tawwab dijelaskan dalam ayat berikut ini.
                           

Artinya:
54. Dan (ingatlah), ketika Musa Berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, Sesungguhnya kamu Telah menganiaya dirimu sendiri Karena kamu Telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), Maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan Bunuhlah dirimu[49]. hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; Maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya dialah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."


2. Syarat Tobat
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh orang yang bertobat agar tobatnya diterima Allah awt. Syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut.
1. Tobat harus dilakukan seketika juga, yaitu setelah sadar bahwa ia telah berbuat dosa.
2. Tobat harus dilaukan dalam eadaan tidak mempunyai tanggungan hak orang lain. Contohnya adalah utang. Tobat tidak diterima sebelum utang tersebut dibayar.
3. Tobat harus merupakan nasuha, yaitu benar-benar menyesal atas kesalahan yang diperbuat dan bertekat tidak akan mengulangi lagi.
4. Tobat harus desertai pengakuan dan kesadaran bahwa manusia sangat membutuhkan ampunan dari Allah swt.
5. Tobat harus diikuti dengan perbuatan baik.

Selengkapnya
Silahkan download di sini
http://www.ziddu.com/download/15239245/MAKALAHAGAMATobatdanRAja.doc.html

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Share it